Selamat Jalan Mbak Is, Matur Nuwun Ilmunya
Info Baru News

Selamat Jalan Mbak Is, Matur Nuwun Ilmunya

Selasa (28/1/2020), Yusron Aminulloh menulis status di laman facebook-nya, “Innalillahi wa’inna ilaihi raji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah Mbak Iswati Arifin”.

Semoga, lanjutnya, almarhumah mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah, diampuni segala dosa- dosanya, dimaafkan kekhilafannya, diterima amal ibadahnya, diberikan nikmat dalam kuburnya. Dan keluarga yg ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan. Aamiin.

“Saya bersaksi, beliau sahabat yang baik, Allah menunggu kepulangannya,” tulis Yusron.

Ya, Senin, 27 Januari 2020 pukul 22.40 WIB, Iswati Arifin menghadap penciptanya. Dan kabar perginya mantan penanggung jawab pra cetak Harian Surabaya Post ini pun merebak, meninggalkan jejak duka di banyak kawan dan kerabatnya.

Seperti Titik Surya Pamukti, salah satu kawannya di Surabaya Post. Di Facebook Titik menulis, “Dari beliau saya mengenal editing, layout, modem, dan segala yang berbau komputer. Teman kerja, kakak, mentor, motivator, wes sembarang lah. Sugeng tindak mbakyuku”.

Ririn Ayu, adik sepupunya juga mengungkap duka mendalam. “Selamat jalan kakak sepupuku, yang sabar dan santun dalam segala hal,” tulisnya. Ia bahkan memajang foto bersama terakhir pada Desember 2019, saat silaturahmi di rumah saudara.

Pekerja Keras

Di Surabaya Post, Iswati Arifin dikenal sebagai pekerja keras sekaligus sahabat yang baik. Alumnus SMEA Negeri Kediri 1976 yang aktif di banyak kegiatan kursus ini tak pernah pelit berbagi ilmu, terlebih pada juniornya.

Perempuan kelahiran Kediri, 23 Desember 1958 ini selalu mengingatkan, sebagai manusia, kita harus memiliki nilai lebih. Tidak semata mengandalkan ijazah formal, tapi juga skill yang lain.

Tahun 1977 ia berangkat ke Surabaya untuk cari kerja. Dari beberapa lamaran yang ia buat, satu di antaranya berbuah panggilan dan test kerja di Harian Sore Surabaya Post.

Iswati pun menjalani berbagai tes dan wawancara, salah satunya dengan A. Aziz, pendiri Surabaya Post. Tak lama, Iswati pun diterima bekerja dan ditempatkan di bagian pra cetak. Di sini, karir Iswati ternyata cukup moncer. Dalam beberapa waktu saja, ia sudah dipercaya sebagai penanggung jawab pra cetak di Surabaya Post.

Selamat jalan Mbak Is. Gusti Allah bersamamu. Matur nuwun sudah berbagi banyak hal bersama kami.

Loading...

One Comment

  1. Dua kali aku pernah sowan ke rumahnya. Terakhir kemarin. Ketika mengantar kepergiannya …..

    Reply

Post Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.