Dari Nulis di Kertas Koran ke Kain Batik
Info Baru Kiprah

Dari Nulis di Kertas Koran ke Kain Batik

Pensiun dari dunia jurnalistik, kini, Ratna Devi asyik menekuni dunia batik di Kediri, Jawa Timur. Membawa merk Batik Kuniran Kediri, ia juga aktif menghimpun dan menggerakkan ibu-ibu di lingkungannya.

“Saya mengajak mereka bareng-bareng membuat batik. Kebetulan saya juga salah satu founder Komunitas Batik Rejomulyo,” aku perempuan kelahiran Kediri, Desember 1966 ini.

Hasilnya, lanjut alumnus Fakultas Olahraga IKIP Surabaya ini, terbilang cukup lumayan. Batiknya bahkan sudah dikoleksi banyak orang, di antaranya Venna Melinda, model dan artis yang kini terjun di dunia politik.

“Intinya dari nulis di kertas koran, kini nulis di kain batik,” kata Ratna.

Selain membatik, ia juga dikenal sebagai pengajar batik. Dari aktivitas ini Ratna bahkan mengantongi sertifikat sebagai asesor batik.

Tak berhenti di situ, Ratna juga aktif di beberapa organisasi. Antara lain sebagai Wakil Ketua Ipemi (Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia) PD Kediri, Perbakri (Persatuan Batik Kota Kediri), APBJ (Asosiasi Pengrajin Batik Jawa Timur), Komunitas UKM Jatim, Satgas PPA (Pemberdayaan Perempuan dan Anak), PKK, hingga Forum Komunitas Hijau.

“Tapi untuk batik ini saya tidak setiap hari produksi. Pasaran lagi sepi. Saya lebih banyak ambil job ngajar. Maklum, ijazah guru. Lulusan IKIP tapi jadi wartawan,” canda mantan wartawan olahraga di Harian Surabaya Post ini.

Belajar dari perjalanan hidupnya, Ratna mengaku berusaha lebih fleksibel. Beberapa langkah yang ia lakoni juga mengikuti tiupan angin.

“Kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi esok. Yang penting selalu mendekat pada Sang Pencipta. Supaya tetap diberi petunjuk jalan hidup yang diridhoi,” tegasnya.

Loading...

Post Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.